Tampilkan postingan dengan label berkata-kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berkata-kata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Sosoknya

Posted by Knowwell 12/07/2011 05:23:00 AM, under | 2 comments

Tuhan pernah mengirimkannya untuk mengisi hari-hariku
menemaniku dalam segala hal
mengajariku bagaimana cara mencintai dan memberikan bagaimana rasa dicintai
menjauhkanku dari kesepianku, menghiburku dalam kesedihan
mengangkatku dari keterpurukanku,
dialah bidadariku,,
Inti dari cahaya cintanya pernah begitu setia menerangi jalanku
kini terasa redup dan hampir menghilang meski terus dan terus kucari dimana cahaya itu kini bersinar,
cahaya itu hanya meninggalkan bayang yang hampir memudar pula karna termakan waktu
walau tak pernah kuharapkan cahaya itu benar-benar akan meredup.
adakah caraku untuk menemukan inti cahaya cintanya kembali dan agar aku terbebas dari kegelapan dan kesepian ini..

Jumat, 02 Desember 2011

2 Juni 2009

Posted by Knowwell 12/02/2011 09:32:00 AM, under | No comments

Hari itu tepat 23 tahun aku ada didunia,
belajar tentang hidup,
menanti kematian yang ntah kapan akan datang untukku.

Hari itu adalah hari yang kunanti untuk mengenang semua masa yang telah kulalui,
hari yang aku tunggu untuk mengawali pertambahan usiaku,
dan mengatur hidupku untuk menjadi lebih baik,

Gembira memang saat aku menantikannya...
seperti daun yang bergerak mesra dalam belain angin,
aku menggetarkan dawai-dawai gitarku dan mengiringi senyum sahabat-sahabatku.
melantunkan melodi parau dengan merdu dan selaras dengan candanya

namun apa yang terjadi..
saat-saat itu seperti mendadak menghilang,
saat suara seorang yang aku kenal dengan kelembutannya terdengar lirih dari sebuah alat yang kami sebut telepon.
suara itu tak dapat kuhentikan saat berkata "Semuanya telah berakhir...."

Rabu, 23 November 2011

Hilang Sudah Bersama Sang Waktu

Posted by Knowwell 11/23/2011 09:22:00 PM, under | No comments

Tak pernah berhenti berharap untuk kembali ke masa itu,
dimana kami selalu berbagi tawa dan tangis dalam sesuatu yang disebut cinta,
melukiskan keindahan ikatan suci dalam secarik kertas putih kehidupan,
memimpikan jalinan itu kan tertaut hingga kami lupa tuk bernafas kelak.
canda itu terasa nyata walau kini dia tlah pergi
membawa sebongkah dendam yang tak mampu kupecahkan dengan kedua tanganku.
ketidak tahuanku selalu bertanya, apakah dia merasakan cinta yang kini kurasakan terhadapnya?
dan adakah secarcah harap untuk kembali merajut benang-benang itu bersama?
aku merindunya seperti seorang anak yang merindukan belai ibunya.
kerinduan itu tak pernah hilang meski telah berlari kencang bersama waktu.
entah dimana dia berada kini, membawa setengah dari hatiku pergi bersamanya.
tak adakah jalan bagiku untuk kembali menebus semua kesalahanku?
waktu tak mampu menolongku, bahkan sang waktu tetap berjalan membawanya
pergi bersama kesakitannya.
tak pernahkah terpikir olehnya tentang sakit yang sebenarnya juga kurasakan?
kesakitan akan kehilangannya, kehilangan impian yang pernah kami kejar bersama?
hanya dalam mimpilah aku dapat melihatnya tanpa dapat menyentuhnya dengan sentuhan
yang dapat membuang semua kerinduanku terhadapnya.
dan inikah cinta pertamaku? cinta yang aku hempaskan karena kebodohanku?
rasa sesal ini tak pernah mau pergi,
bahkan mereka selalu datang dengan membawa kesakitan untukku..
Tuhan, berikan harapan kepadaku untuk dapat memeluknya,
agar ku dapat menuangkan anggur cinta ini ke dalam cawan dihatinya.

Senin, 31 Oktober 2011

Iblis Betina

Posted by Knowwell 10/31/2011 11:02:00 AM, under | No comments

saat ku terpuruk dalam kesepianku
betina itu tampil dan mengijinkanku mengenalnya.
dengan beberapa topeng, ia berperan dalam hidupku.
topeng yang tak pernah mampu kubuka, namun sempat menentramkan batin ini
hingga kuterlepas dari keterpurukanku.
akupun berusaha menjaganya, mempertahankannya dengan mengalahkan egoku,,
tak kurang dari 44.064.000 detik aku selalu berusaha menumbuhkan rasa percaya..
 Namun akhirnya tak terduga olehku,
 Tuhan mengirimkan tentaranya untuk menemuiku agar mereka menyampaikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaankku,
 dan tentara-tentara Tuhan itu menghaturkan pesan dari-Nya tentang kebenaran,
 kebenaran yang begitu perih namun melegakanku,
 kebenaran tentang betina yang ku kenal ternyata hanya seekor iblis yang telah
 memberikan tubuh dan hatinya bagi yang lain,
 kebenaran tentang kekecewaanku yang teramat sangat dalam yang dibuatnya..
 semoga Tuhan mengijinkanku untuk mengusir iblis itu pergi dari hidup dan hatiku..

Selasa, 25 Oktober 2011

Kebenciannya

Posted by Knowwell 10/25/2011 05:08:00 PM, under | No comments

Tak pernah terlintas sedikitpun pikirku tentang semua ini,
tertinggal oleh berjuta detik yang terus melaju kencang
meninggalkan semua kenangan bersama dia..
dia yang mungkin telah menangguhkanku dalam ketersiksaan rasa ini,
ketersiksaan dari kesalahan yang telah kuperbuat terhadapnya
begitu ku mengenal dia,
begitu ku menyayanginya,
namun aku tak pernah berpikir akan kesakitannya,
tak pernah pula terpikir olehku tentang kebencian dan dendam yang akan tertanam padanya hingga kini
dan dahulu aku masih tetap mempertahankan egoku,,
kini hanya bayangnya yang selalu menghadirkan penyesalan terhadapku,
hingga tak pernah sekalipun kata maaf itu sempat terungkapkan padanya...
tak sekalipun kesempatan itu datang,
sedangkan dia kini tlah pergi,
pergi tanpa sepatah kata dan berbekal begitu dalamnya dendam dan kebenciannya..
maaf

Kamis, 24 Maret 2011

saat

Posted by Knowwell 3/24/2011 01:17:00 AM, under | No comments

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu
sendiri
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan
bukan untuk dirimu sendiri
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk
kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu
Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada disisinya maka kau akan
bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada disisinya maka kau akan
menggenggam erat tangannya...
SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan
menangis."
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis
dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini
bersama-sama. "
SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan
menawan."
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan
bukan matamu
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah
anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."
Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak
mau lagi bicara padanya
Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan MENANGIS
untuknya
Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa
dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan.semoga dia bisa berubah."
Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan
tulus...
SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimanapun keadaannya
SUKA adalah hal yang menuntut
SAYANG adalah hal memberi dan menerima
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela

menara kita

Posted by Knowwell 3/24/2011 01:15:00 AM, under | No comments

Rasanya baru kemarin kita bertemu dalam mimpi.
Kau telah bernyanyi bagiku dalam kesendirianku, dan aku telah membangun menara di langit
Tetapi kini tidur kita telah usai dan mimpi kita sudah lenyap, dan hari tidak lagi fajar.
Jika dalam senja kala kenangan kita bertemu sekali lagi, kita akan berbicara bersama lagi dan kau akan menyanyi bagiku dengan lagu yang lebih dalam
Dan jika tangan-tangan kita bertemu kembali dalam mimpi lain, kita akan membangun menara lain lagi di langit

2 tetes air mata

Posted by Knowwell 3/24/2011 01:13:00 AM, under | No comments

Ada 2 tetes air mata mengalir di sebuah sungai. Satu tetes air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab tetes air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu saja.”
 
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
 
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Trust

Posted by Knowwell 3/24/2011 01:11:00 AM, under | No comments

"MEMBERIKAN kepercayaan kepada seseorang itu sulit. Lebih sulit lagi menjaga kepercayaan itu. Tapi, yang lebih sulit lagi adalah mempertahankannya."

Ini dialog Amir Khan dan Kharisma Kapoor dalam film "Maan", film yang memperlihatkan kisah perubahan seorang laki-laki karena menemukan kepercayaan atas nama cinta. Orang yang selama ini tidak pernah percaya cinta, bisa berubah 180 derajat, bahkan bisa memutarbalikkan seluruh sendi kehidupannya saat dia menemukan seseorang yang dicintai dan dipercayai sepenuh hati. Kepercayaan inilah yang mendorong perubahan itu.
Memang, dalam kehidupan keseharian kita, proses memberi, mempertahankan, dan menjaga kepercayaan menjadi proses yang bisa kita dapatkan di setiap sudut kehidupan.
Sebuah kepercayaan besar diberikan seorang istri kepada suaminya yang sedang bekerja. Dalam kepercayaan tersebut terselip sebuah keniscayaan sang suami akan terus menjaga dan mempertahankan kepercayaan tersebut. Bahwa sang suami tidak akan berbohong dan mengingkari kepercayaan sang istri.
Landasannya, cinta.
Kepercayaan juga diberikan masyarakat kepada pemimpin dan wakil-wakilnya. Rasa percaya yang kemudian melahirkan amanah yang diberikan masyarakat tersebut harus tetap dijaga untuk bisa diejahwantahkan. Hal yang sama juga dilakukan seorang pedagang dan pembeli yang hanya bermodalkan "kepercayaan" dalam bertransaksi. Begitu banyak proses kehidupan yang berlangsung yang bermuara pada kepercayaan.
Lalu, bagaimana ketika sang istri menemui sang suami telah berbohong di belakangnya. Pun dengan perasaan rakyat yang dikhianati para pemimpinnya.
Rasa sakit dan pedih itulah yang ada. Perasaan dikhianati orang yang selama ini sangat kita percayai dan cintai tentu melahirkan luka teramat dalam. Bukan hanya perasaannya yang terkoyak, tetapi juga pandangan hidupnya akan hancur. Sebab, cinta yang selama ini dipegang erat, ternyata melahirkan sebuah dusta.
Yang lebih menyakitkan, pengumpatan pada diri yang kemudian terjadi. Bagaimana dengan mudahnya kita dipermainkan dan dibodohi seseorang yang begitu amat kita cintai.
Dan, untuk memulihkan dan mengembalikan kepercayaan tersebut seperti sediakala sangatlah tidak mungkin. Sebab, kalaupun akhirnya bisa sembuh, dia tidak akan bisa sepenuhnya kembali. Karena yang kemudian ada hanyalah akan melahirkan prasangka dan praduga yang juga sangatlah menyakitkan.
Fatalnya lagi, dia tidak akan pernah kembali. Sebab, hilangnya kepercayaan juga telah menghancurkan perasaan serta cintanya. Siapkah kita kehilangan orang-orang yang kita cintai dan telah begitu mempercayai kita hanya demi sebuah kesenangan kecil ataupun penghianatan kecil?

Selasa, 22 Februari 2011

Kawan

Posted by Knowwell 2/22/2011 02:11:00 PM, under | No comments

Kawan,

kalian telah mengisi hari2 ku dengan canda dan tawa yg selalu kuharapkan ada,
menghiburku saat ku susah, mengusap peluh ku saat ku lelah...
kalian ada ketika ku membutuhkannya,,

kebersamaan itu selalu memberikan semangat,,
perhatian, petuah, bahkan curahan hati selalu kalian dengarkan...
kegilaan-kegilaan kita mampu mencerahkan warna hidup yang pudar,,
teriakan semangat itu membakar jiwa yang takkan pernah padam...


bersama kalian aku dapat merasakan kedamaian,,
bersama kalian menciptakan batinku terhibur dari lara,,
kalian berhasil menyingkirkan kesedian saat ku menangis,,
menegarkanku saat ku mulai goyah...
menunntun jalanku agar ku tak sesat,,,

namun aq hanya seorang manusia...
yang tak jarang mengandalkan ego tuk menentukan arah hidupku,
dan ego itu tak jarang melukai kalian...
dengan ego itu aq bagai pembunuh yang mecabik2 korbannya hingga tak bersisa..

dan saat itu terjadi,,,...
aq sadar....
aq telah gagal menjadi seorang sahabat yang baik,,,
aq telah menjadi pembangkang persahabatan....


aq butuh maaf dari kalian kawan...
pengertian kalian begitu berarti,,
selamatkanku dari keterpurukan ini kawan.....

[ dedicated for all of my friend....]

Ketakutan Akan Rasa Percaya

Posted by Knowwell 2/22/2011 02:09:00 PM, under | No comments

Seperti ketakutan ketakutanku dimasa lalu tentang arti sebuah kepercayaan,,,
perasaan itu kembali terngiang dan menghantui pikiranku,,
Mata yg tak mampu berbohong, bibir yang bergetar menjelaskan arti semua ini
membuat rasa itu kembali turun dan menghujamku dengan begitu tajamnya,,
mengobrak abrik segala isi yg ada di otakku tentang apa itu saling percaya,,
sedikit titik saja mampu membuatku tersungkur bersimbah kegundahan..
tidakkah ada rasa saling percaya yang tulus, dimana kita menjaga kepercayaan mereka
begitu juga sebaliknya mereka menjaga kepercayaan kita,
kenapa kebohongan selalu menjadi penghias jalan saat kita menuju akhir?
kenapa perasaan iba tak mampu mengalahkan kebohongan itu?
apakah kebohongan sudah menjadi budaya hidup seorang manusia,,??
dimana kejujuran itu dapat diperoleh?kejujuran yang tanpa cela,,
pantaskah kita tertawa saat kita bisa membodohi orang lain dengan kebohongan kita?dimana hati kita saat bibir tak kuasa untuk mengatakan kebohongan?


mungkin kita akan merasa sakit saat menerima kebohongan itu..tapi pernahkah kita berfikir betapa sakitnya mereka yg sudah kita bodohi...


Teman,,,kabarkan coretan ini pada hati kita sebagai kunci kebersamaan...

Ujung Waktu

Posted by Knowwell 2/22/2011 02:01:00 PM, under | No comments

Kawan,,
waktu memang tak pernah dapat kembali,,
dia terus berjalan maju dengan begitu yakin,,,
namun,,,
pernahkah terfikirkan oleh kita...
bagaimana seandainya jika kita tahu kapan waktu kita akan berakhir...

masihkah kita dapat tertawa,bercanda dan melupakan kepedihan?
ataukah kita hanya bisa diam menunggu waktu kita yang pasti telah kita tahu dengan yakin kapan akan berakhir..
atau mungkin kita akan kehilangan semangat untuk terus berkarya...

mungkin itu juga yang dirasakan para pesakitan,
para pesakitan yang menunggu waktu mereka habis ditiang gantung atau ditembus tajamnya peluru

seberapapun kuatnya jantung itu akan berdetak...
seberapapun hebatnya kita akan bertahan...
namun waktu tak kan pernah berhenti...
dia akan terus menghitung mundur..
menghitung mundur untuk memastikan pengetahuan kita akan ujung dari waktu

Tags

Categories